Menangis itu Sehat

31 12 2009

Selingan, menulis kembali dalam bahasa Indonesia…hehe..

Ohya, sebelumnya saya ingin turut menyampaikan rasa berduka cita atas wafatnya Presiden Republik Indonesia ke-4, K.H.Abdurrahman Wahid atau akrab dipanggil Gus Dur serta ekonom kawakan yang sempat menduduki berbagai posisi menteri pada masa pemerintahan (alm)Pak Soekarno dan (alm)Pak Soeharto, sekaligus aktivis politik dan aktivis Gereja Katolik.

Terkait wafatnya almarhum Gus Dur, ada satu cuplikan menarik yang saya temukan dalam dialog dengan tajuk “Mengenang Gus Dur” bersama salah seorang kerabat dekat almarhum Gus Dur, Jaya Suprana, di salah satu televisi swasta.

Dalam salah satu bagian dialog tersebut, Jaya Suprana menyatakan bahwa, almarhum Gus Dur merupakan sosok yang humoris, senantiasa membuat lelucon-lelucon di berbagai kesempatan. Di sinilah Jaya Suprana mengungkapkan hal yang menarik. Berikut ini potongan perkataan Pak Jaya Suprana yang saya kutip dengan beberapa perubahan struktur kalimat, tanpa mengubah maknanya (soalnya gak nyatet detailnya…hehe..). Jaya Suprana berkata, “Hati-hati kalau menjadi orang yang sangat gemar berhumor dan membuat semua orang tertawa. Orang bilang tertawa itu memperpanjang umur, namun, tertawa tidak selalu sehat. Sebaliknya, menangis sudah pasti sehat.”

Pas mendengar Pak Jaya Suprana mengatakan hal itu, saya langsung menyimak apa yang selanjutnya akan dikatakan beliau. Beliau mengatakan, “Kalau menangis itu kan berarti luapan dari beban apa yang dirasakan, jadi ya udah pasti sehat, wong melepaskan beban diri kok. Sebaliknya tertawa, atau bercanda sering kali merupakan media yang paling tepat untuk mengalihkan beban yang dirasakan, membuat pribadi tersebut tidak perlu mengungkapkan beban dirinya, melainkan ia pendam sendiri”

Ucapan berikutnya cukup menarik, “Itu makanya kenapa usia pria secara rata-rata 8 tahun lebih muda dari usia wanita (ket: lebih pendek usianya). Karena berdasarkan perkembangan budaya dan sebagainya ada ungkapan bahwa seorang pria sebaiknya tidak menangis, katanya kalo laki-laki nangis itu gak jantan. Akibatnya pria lebih sering memendam beban yang dirasakannya. Ambil contoh nyata, kalau kita melihat kondisi Ibu Shinta Nuriyah (istri almarhum Gus Dur) yang sebenarnya kondisinya lebih parah dari almarhum, namun masih bisa bertahan hingga sekarang, karena Ibu jarang memendam beban yang dirasakan. Sepanjang saya mengenal almarhum Gus Dur, saya belum pernah melihat almarhum menangis, Gus Dur adalah individu yang sangat tegar.”

Finally, saya bangga memiliki Presiden Republik Indonesia ke-4 seorang almarhum Gus Dur, terutama dari ungkapan penyiar berita yang berdialog dengan Jaya Suprana berikut, “Gus Dur itu istilahnya menjadi buffer, beliau menjadi filter bagi orang-orang di sekitarnya. Ketika orang-orang sedang menghadapi permasalahan, Gus Dur mampu menangkap perasaan itu, menerimanya, lalu memproses dalam dirinya sehingga keluar dari dirinya adalah banyolan yang membuat orang-orang di sekitarnya riang kembali. Almarhum merupakan filter danĀ buffer untuk orang-orang di sekitarnya. Dan mungkin inilah yang membuat seorang almarhum Gus Dur pergi mendahului kita semua. Almarhum bukan hanya menjadi buffer dan filter untuk orang-orang di sekitarnya, namun juga bagi bangsa dan negara Republik Indonesia dalam menghadapi berbagai permasalahan.”

So, teori yang cukup bagus yang didapat sore ini, bahwa tidak lah benar (setidaknya menurut Jaya Suprana dan saya sepakat) bahwa tertawa selalu membuat orang lebih sehat, sering kali orang membutuhkan pengungkapan perasaannya lewat menangis. So, kalau memang memiliki beban yang berat yang diderita, menangislah dan berbagilah dengan orang di sekitar kita, karena itu akan sedikit “menghemat” usia kita. Karena penimbunan beban perasaan yang ditahan dalam diri menurut Jaya Suprana tidak ada bedanya dengan racun yang kita tanam untuk diri sendiri.

So, menangis bukan hal yang tabu, bahkan untuk seorang pria sekalipun. Semoga beban dan kegembiraan yang kita peroleh selama tahun 2009 ini dapat menjadi berkat dan bukan menjadi racun bagi diri kita, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik di tahun 2010.

About these ads

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,258 other followers

%d bloggers like this: