Kuasa Itu Ada Pada Tangan Kita

18 10 2010

Hidup adalah serangkaian keadaan yang dapat kau ubah, tingkatkan, dan jadikan lebih baik dari hari ke hari.
Itu adalah keputusanmu, itu ada dalam tanganmu.

Seperti pembuat barang tembikar dengan jentera putarnya,
kau adalah tenaga yang memutar dan menggerakkan tanah liat itu menjadi suatu benda yang indah.

Seperti kuas sang pelukis yang menggambarkan sesuatu yang segar dan baru dan indah;
kau dapat menciptakan pemandangan yang paling untukmu.

Setiap orang memiliki kekuatan untuk mengendalikan setiap keadaan dalam kehidupan,
mengubah, meningkatkan, dan membuatnya lebih baik dari hari ke hari.

Tak satupun dari kita yang dapat berkata :
“Aku harus menerima apa pun yang mengahadang di jalanku”
karena jalan kehidupan yang kita pilih untuk kita lalui adalah keputusan kita.

Kuasa untuk mengubah selalu ada di tanganmu.

By : Barbara J. Hall




Cinta Terakhir

4 09 2010

Jangan pergi tetaplah di sini dengan aku berdua
Bagai bulan bintang yang selalu mencinta setia berdua
Pasrahkan semua hatimu mencintaiku

Ini cinta terakhir yang ingin ku rajut hanya dengan kamu
Walau ini susah akan aku tempuh semua perjalanan cintaku

Jangan takut aku di sini
Untukmu mencintaimu
Pasrahkan semua hatimu (cintaku) mencintaiku

Cinta ini cinta terakhir untuk kita

Cinta ini terakhir untukku

Terakhir untukku

- with love. for u** -

*) dikutip dari lagu Cinta Terakhir (Anang – Syahrini)





Kasus Rasisme Mahasiswa ITB

19 05 2010

Hari Selasa, 18 Mei 2010, siang, saya dan rekan-rekan sedang berjalan dari Studio Siaran Radio Kampus ITB menuju Jalan Gelap Nyawang, untuk makan siang. Kami berjalan melewati Gerbang Ganesha ITB. Dari kejauhan kami melihat ada mobil ambulance, pemadam kebakaran serta truk-truk polisi bersiaga di sekitar gerbang. Kami pun bertanya-tanya ada apa gerangan di Gerbang Ganesha ITB. Sedikit menambah tempo berjalan, kami bergegas menuju depan gerbang. Di jalan saya bertemu seorang teman petugas parkir, saya bertanya ada apa di depan, bapak itu menjawab, “Iya tuh, ada demo, tentang bola katanya.”. Spontan saya dan teman-teman bingung, kok ada demo tentang sepakbola di depan gerbang ITB??

Setiba di gerbang depan saya melihat tidak kurang dari 100 orang pengunjukrasa dari kelompok Masyarakat Papua Anti Rasialis yang membawa berbagai macam tulisan. Saya penasaran ada apa sebenarnya ini. Setelah mencari-cari informasi ternyata diketahui bahwa seorang mahasiswa S1 ITB, Dzulfikri  Imadul Bilad (Zul) telah melakukan tindakan yang dianggap sebagai penghinaan rasis setelah menonton pertandingan Persib Bandung Vs Persipura Jayapura.

Berikut ini saya ingin meluruskan informasi yang baru saja dirilis oleh teman-teman dari Keluarga Mahasiswa ITB mengenai kronologis peristiwa tersebut.

Tanggal 2 Mei 2010

Bermula dari Pertandingan Persib vs Persipura pada hari Minggu (2 Mei 2010). Setelah selesai menonton pertandingan bersama teman-teman sepermainan di  rumahnya, Dzulfikri  Imadul Bilad (Zul) menulis status di situs jaringan sosial Facebook pukul 21.00 yang mengandung diskriminasi ras. Satu jam kemudian (pukul 22.00) sudah banyak komentar di Facebook yang mengingatkan Zul untuk menghapus status tersebut. Tapi berhubung penulisan status menggunakan fasilitas internet di telepon seluler, Zul tidak dapat  menghapus statusnya pada saat itu juga .

Read the rest of this entry »





Kembali Menulis

28 10 2008

Akhirnya setelah kurang lebih 1 taun vakum nge-blog kini gw memulainya kembali…..

Tadinya agak males gitu maw mulai nge-blog lagi…tapi di sekre salah satu unit gw di kampus,tmen gw ada yg krajinan bgt tu hampir tiap hari nge-blog….stelah stiap hari cuma ngeliatin dia asik nge-blog jadilah gw ngerasa tertarik buat kembali menulis…

Jadi inget omongan seorang dosen ketika masih tingkat 1…beliau pernah ngomong,”Menulislah, karena mnulis itu penting. Stidaknya dengan mnulis kita mencoba berbagi dengan orang lain. Mungkin dimulai dari suatu yang ga penting, tapi dengan smakin sering kita mnulis, kualitas tulisan kita pun akan smakin bertambah. Intinya, jadikanlah mnulis sebagai budaya…jangan karena disuruh doang…”.

Trus jadilah kami satu klas diwajibkan utk ngebuat blog…tapi isinya ya ga penting gitu deh…hehehe…Kalo maw tau, beliau adalah Pak Budi Rahardjo…kren abis niy dosen…coba aja ktik namanya di google, pasti bnyk bgt tuh link2 ttg dia…mulai dari blognya sampe banyak tulisan2 ilmiahnya…pokoknya dosen yg satu ini emang keren abis….

So, mari kita jadikan mnulis sbagai budaya….mari kita blajar untuk mnulis….akhir kata slamat baca blog2 gw…smoga berguna,meskipun sdikit…hehehe…








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.