Lembaran baru…

15 03 2009

Dalam hidup, setiap orang pasti akan dihadapkan pada kondisi dimana dia harus membuka lembaran baru…dimana dia harus memulai sesuatu yang baru, sesuatu yang berbeda dengan apa yang dilakukan pada saat sebelumnya. Membuka suatu lembaran baru dalam kehidupan tidaklah semudah membuka lembaran baru di buku, kompleksitas hidup ini membuat lembaran baru tersebut tidak mudah untuk dimulai.

Ketika seseorang dihadapkan pada kondisi untuk memulai suatu lembaran baru kehidupan, dia bakal dihadapkan pada kenangan-kenangan masa lalu yang seolah mengikatnya sehingga ia sulit untuk melangkah memulai lembaran baru tersebut. Apalagi apabila telah sangat banyak hal maupun kenangan yang terjadi di lembaran yang lalu,  tentunya meninggalkan lembaran tersebut akan membuat suatu kekosongan yang besar dalam hati orang tersebut.

Seringkali di persimpangan ini orang mempertanyakan kembali apa yang menjadi tujuan hidupnya, apakah tepat baginya untuk melepaskan lembaran yang lama tersebut dan beralih ke sesuatu yang sama sekali baru, ataukah sebaiknya dia men-copy paste bagian-bagian dari lembaran masa lalu tersebut lalu meng-edit nya sehingga dapat sesuai dengan apa yang diharapkan sekarang. Bagaimana seseorang mengambil keputusan dalam kondisi seperti ini menggambarkan sejauh mana tingkat kedewasaan seseorang, seberapa jauh kisah-kisah kehidupan telah membuat seseorang dapat lebih berpikir dengan jernih dan dengan keluasan wawasan yang mencukupi.

Terkadang, bila ditelaah secara lebih mendalam lagi sebenarnya persimpangan masalah yang kita hadapi dalam kehidupan ini bukanlah suatu masalah baru yang tiba-tiba muncul. Misalnya, ada seseorang dan orang yang dia kasihi menemukan suatu permasalahan yang menyimpang di hadapan mereka, namun mereka mencoba mengambil alternatif dengan menjalani semuanya sambil berproses menuju ke suatu titik solusi yang belum tampak. Suatu saat mereka kembali dipertemukan lagi dengan permasalahan yang kalau dipikir secara jernih, mirip dengan persimpangan yang ada di lembaran yang lama tersebut. Kalau coba ditelaah, sebenarnya masalah yang dihadapi pada saat ini bukanlah suatu peristiwa lepas yang sekaligus mengakhiri lembaran yang lama. Dapat diartikan bahwa hal tersebut sebagai ‘tamparan’ bagi kedua insan ini untuk mengingat ‘PR’ mereka yang sempat terlupakan.

Melihat keterkaitan antara pembatas lembaran baru dan lama ini, sebenarnya seseorang bisa saja tidak perlu ‘menyiksa’ dirinya sendiri ataupun orang yang terkait dengan memulai segala sesuatu nya dari nol lagi, apalagi bila harus melepaskan lembaran lama tersebut sama sekali. Bukan suatu kemustahilan untuk memilih bersikap dengan nge-paste dan edit apa yang telah ada di lembaran yang lama. Mungkin perlu ada sikap realistis dalam memulai suatu lembaran yang baru. Namun, yang perlu diwaspadai adalah tipisnya perbedaan antara realistis dan pesimistis…Banyak orang yang terjebak ketika mencoba bersikap realistis dalam membuka lembaran ‘baru’ dalam hidupnya sehingga justru menjadi seorang yang pesimistis.

So, mari kita songsong lembaran baru dalam hidup kita masing-masing dengan positif, serta optimistis…jangan takut dan jangan menyerah menghadapi tantangan yang menyertaimu. Yakinlah bahwa jalan keluar dari suatu masalah bukan hanya antara A atau B saja, namun juga mungkin saja ada A sampai Z solusi yang mungkin masih belum terpikir.

Buka tiap lembaran baru dalam kehidupan dengan semangat pantang menyerah dan always think positive…


Semoga kamu bisa membuka lembaran ‘baru’  dan ‘menutup’ lembaran lama dengan bijak.


Actions

Information

7 responses

19 10 2009
asif

thks bro…

q adalah slh satu cntoh manusia yg ingin membuka lembaran khdpan baru.
kenangan lama justru membuatku jatuh dlam lembah pesakitan yg g kunjung selesai.

artikelmu mmbantuku untk tetap positive thingking dgn khdupan masa depan.

lanjutkan.

thks,
asf

28 10 2009
deeto88

wah…snang kalo tulisan gw bisa berguna buat orang laen….

ayo trus smangat…jangan pernah menyerah…

smoga berhasil dgn lembaran baru hidupnya…^^

salam

11 12 2009
sri

selamat tinggal lembaran lama dan menuju lembaran baru. semoga saja apa yang saya harpkan tercapai.amin

15 01 2010
KING

Hihihihihih….
keren ni tulisannya….

15 Maret 2009 tu apanya Gan???

15 01 2010
deeto88

15 Maret 2009 tuh waktu gw nulis blog ini…hehe…thx yah mampir di blog awak…mantapz gan…hehe…kaskuser niy tampaknya…^_^

20 02 2010
ucu

ya memang harus ditinggalkan masa lalu dengan bijaksana dan kedewasaan hidup….semangat raih yang dihadapan kita… okey browwwww….. mantaffff

7 11 2010
yeris

baiklah ka.
makasih atas nasehat berharga ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: