LAMBDA Radio Update

21 03 2010

HOT NEWS…New Update

Our new price list of our product….LAMBDA Radio, Serve You Completely…Now we go with more friendly in price…

Kit’s Price FM Radio Transmitter:

  1. Modulator FM 88 – 108 MHz with PLL (Output Max 1 )   Rp.     900.000,00
  2. Stereo Encoder 38Khz (kristal)   Rp.     450.000,00
  3. Power Supply (Switching)   Rp.     900.000,00
  4. Antena 5/8 Lambda aluminium    Rp.     600.000,00
  5. Antena 7/8 Lambda Stainless Steel   Rp.   8.500.000,00
  6. Kabel koaksial RG-8 (per meter) 5/8 Lambda   Rp.       28.000,00
  7. Kabel koaksial RG-8 (per meter) 7/8 Lambda   Rp.       38.000,00 Read the rest of this entry »




Kalender 2012

15 12 2011

Friends, tidak terasa sekarang kita sudah berjumpa lagi dengan bulan Desember…dan itu artinya kita tinggal 1 bulan lagi menjalani tahun 2011 ini dan akhirnya akan segera menuju ke tahun 2012…

Biasanya menjelang tahun yang baru ada banyak hal yang akan kita persiapkan, terutama mengenai perencanaan untuk tahun yang akan datang. Rencana-rencana, tidak hanya rencana kerja atau pun studi, tapi yang tidak boleh ketinggalan adalah rencana liburan. Oleh karena itu, biasanya kalender baru menjadi hal-hal yang biasanya dicari oleh kita-kita menjelang tahun yang baru.

Mencoba sedikit membantu teman-teman dengan kalender 2012 yang baru dirilis pemerintah. Dengan ini kita dapat mulai merencanakan jadwal kerja, jadwal studi, atau pun jadwal cuti liburan di tahun 2012.

Semoga kalendernya dapat membantu rekan-rekan sekalian untuk merencanakan kegiatan tahun 2012…keep ur spirit high…:)





Masih Adakah Cinta

21 03 2011

Takkan pernah sirna
bayang tentang dirimu
mengharap kau kembali
ke dalam pelukan


Hanya sisakan perih
luka yang semakin dalam
sampai kapan ku harus
tangisi rindu yang tak terbalas


Masih adakah cinta untukku
walau hanya untuk kau kenang
andai harus kehilanganmu
kan ku bawa hatimu ke dalam jiwaku


Kemana cinta ini
akan kupersembahkan
bila kesetiaanku
hanyalah bagimu kekasihku





Cinta Takkan Salah

21 03 2011

Ku kira benar, kau kira salah
kita berbeda kita tak sama
tak pernah searah

Ku bilang iya, kau bilang tidak
selalu begitu tak pernah setuju
tak pernah menyatu

Namun ternyata tak pernah ku kira
di sini kita memulai cerita

Perbedaan jadi tidak berarti
karena hati telah memilih
di mataku kita berdua satu
apa pun yang mengganggu
cinta takkan salah

Ku ingin yang ini, ku ingin yang lain
coba tuk mengerti, coba tuk pahami
saling melengkapi

Kini ternyata tak pernah ku kira
di sini kita memulai cerita

Perbedaan jadi tidak berarti
karena hati telah memilih
di mataku kita berdua satu
apa pun yang mengganggu
cinta takkan salah

Perbedaan jadi tidak berarti
karena hati telah memilih
di mataku kita berdua satu
apa pun yang mengganggu
cinta takkan salah





Bintang dan Mentari

21 03 2011

Waktu terus berjalan

Ibarat mentari yang mengawal siang berganti bintang yang mengiringi sang malam

 

Mungkin kini hari tlah malam

Mentari yang senantiasa hadir dan kurasakan hangatnya di siang hari kini telah sirna

Berganti menjadi bintang yang senantiasa hadir namun tak kurasa hangat dalam hadirnya.

 

Mentari adalah bintang

Namun, diantara banyaknya bintang di seluruh alam semesta hanya ada satu mentari

Satu mentari yang tak tergantikan.

 

Kurindukan hadirnya mentari

Yang senantiasa temaniku di siang hari

Yang senantiasa berikan ku kehangatan dalam terik

Bukan hanya seperti bintang yang senantiasa temani ku di malam hari

Namun hampa kurasa arti hadirnya

 

Mentari yang hangat, yang menghangatkan hidupku

Seolah berganti rupa menjadi bintang yang selalu ada di malam hari

Bintang yang mungkin hanya memandangi aku di kejauhan

Bintang yang hangatnya tak lagi kurasa.

 

Kurindukan engkau mentari,

Bintang yang spesial bagi hidupku

Bintang yang setia temani dan hangatkan seutuh diri

 

Mungkin saat ini telah malam,

Karena tak dapat lagi kurasakan kehangatan sang bintang

Meski kutahu sosok bintang masih tetap ada di cakrawala

Ada sesuatu yang hilang di sana

 

Malam, cepatlah berganti

Ku akan setia disini menanti

Hingga pagi menjelang dan hadirnya mentari

 

Aku sangat kehilangan hangatmu

Meskipun kau tetap senantiasa hadir menghiasi malamku

 

Kau katakan bahwa kau tak kan pergi tinggalkan ku

Kau tetap ada di hidupku ibarat bintang

Namun ada yang hilang, hangatnya bintang seperti yang diberikan sang mentari di siang hari

 

Kurindukan engkau mentari

Semoga malam ini akan segera berlalu

Dan semoga kehangatanmu matahari akan segera kembali dalam hidupku

 

Mentari hidupku,

Semoga kau mengerti maksudku,

Semoga malam segera berlalu

Dan dapat kurasakan hangatnya dirimu

Yang hilang di tengah malam kelabu.





GALAU…

22 02 2011

Masih terbangun di larut malam ini. Tadinya sempet berniat untuk bikin suatu postingan baru. Iseng-iseng buka-buka beberapa hal, dan menemukan beberapa hal yang membuat jadi merasa galau, sedih gak puguh, makin ngerasa step by step lost something completely, yah something like that lah…gak tau istilah paling tepatnya apa…

Alhasil, niat buat bikin tulisan ditunda dulu…nunggu besok pagi aja deh…akhirnya jadi curhat singkat di blog…hehe…

GALAU…





Masuk ITB itu MURAH!!

21 02 2011

Sistem penerimaan mahasiswa-baru (maba) tahun 2011 di ITB menuai banyak pertanyaan dan tentu saja, keluhan. Bagaimana tidak, sekilas dari sekian banyak informasi yang diuraikan dalam situs penginformasian (http://usm.itb.ac.id/) mekanisme pendaftaran dan pembiayaan, ada salah satu poin yang seolah menjadi perhatian utama para pembaca –besar BPPM (Biaya Penyelenggarakan Pendidikan yang dibayar di Muka) yang dituliskan sebesar Rp 55juta. Belum lagi pertanyaan-pertanyaan seputar jalur undangan: latar belakang, efektivitas, mekanisme penyeleksian, dan sebagainya.

Sedikit curhat, bagi siswa yang memang berasal dari keluarga yang benar-benar tidak mampu bahkan penghasilan orang tua di bawah UMR, mungkin hal itu tidak memberikan efek yang begitu besar. Karena baik besar BPPM dua tahun yang lalu maupun BPPM sekarang yang hampir dua kali lipatnya, sama saja tidak mampu membayar kecuali dengan beasiswa. Jadi, beasiswalah yang menjadi targetnya tanpa memperdulikan besar BPPM tersebut.

Lalu bagaimana dengan siswa yang berasal dari keluarga ‘pas-pasan?’ bagaimana nasib siswa yang berasal dari daerah namun tidak termasuk siswa dari kalangan tidak mampu? Teman-teman, ITB sebenarnya telah mempertimbangkan kekhawatiran tersebut.

100% SNMPTN: undangan dan tertulis

Berdasarkan Permendiknas no. 34 tahun 2010 Perguruan Tinggi wajib menerima paling sedikit 60% mahasiswa baru melalui pola penerimaan mahasiswa baru secara nasional (SNMPTN). Pada pasal berikutnya tertulis bahwa pola penerimaan tersebut dilaksanakan melalui ujian tertulis dan/atau undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik. ITB sendiri menentukan bahwa penerimaan mahasiswa baru tahun 2011 akan dilaksanakan 100% melalui jalur SNMPTN dengan komposisi 60% melalui jalur undangan dan 40% melalui tes tertulis dan/atau keterampilan. Artinya, ITB tidak lagi mengadakan Ujian mandiri (PMBP ITB).

Kritik dan keluhan beberapa kali terdengar baik melalui berbagai media mengenai penerimaan melalui jalur undangan ini. Read the rest of this entry »





Renungan Harian Katolik – 19 Februari 2011

19 02 2011

Bacaan hari ini :

- Ibr 11 : 1 – 7

1. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. 2. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. 3. Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat. 4. Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati. 5. Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. 6. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. 7. Karena iman, maka Nuh dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan?dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.

- Mrk 9 : 2 – 13

2. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka, 3. dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu. 4. Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus. 5. Kata Petrus kepada Yesus: “Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” 6. Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan. 7. Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” 8. Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri. 9. Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorangpun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati. 10. Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan “bangkit dari antara orang mati.” 11. Lalu mereka bertanya kepada-Nya: “Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?” 12. Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan? 13. Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia.”

Demikianlah Sabda Tuhan. Syukur kepada Allah.

Berikut saya ingin berbagi sebuah renungan mengenai bacaan harian hari ini dari seorang rekan. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Read the rest of this entry »





Renungan Harian Katolik – 18 Februari 2011

18 02 2011

Bacaan hari ini :

- Kej 11 : 1 – 9

1. Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya. 2. Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana. 3. Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik.” Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. 4. Juga kata mereka: “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.”5. Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, 6. dan Ia berfirman: “Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. 7. Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.” 8. Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. 9. Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.

- Mrk 8 : 34 – 9 : 1

34. Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. 1. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus. Kata-Nya lagi kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa.

Demikianlah Sabda Tuhan. Syukur kepada Allah.

Berikut saya ingin berbagi sebuah renungan mengenai bacaan harian hari ini dari seorang rekan. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Read the rest of this entry »





Mempertanggungjawabkan Iman

17 02 2011

Tahun 2010 telah berakhir. Tahun 2011 telah mulai berjalan. Sebuah tulisan yang telah saya persiapkan semenjak pergantian tahun 2010 ke 2011 ini. Sebuah ungkapan rasa yang muncul dan menggelitik. Sebuah kenyataan yang coba untuk saya bagikan. Semoga tulisan ini dapat memberikan dorongan dan menjadi support moril bagi mereka yang sedang berjuang memperoleh kebenaran hidup dalam iman. KEBENARAN dan bukan PEMBENARAN.

Read the rest of this entry »





Renungan Harian Katolik – 16 Februari 2011

16 02 2011

Bacaan hari ini :

- Kej 8 : 6 – 13 ; 20 – 22

6. Sesudah lewat empat puluh hari, maka Nuh membuka tingkap yang dibuatnya pada bahtera itu. 7. Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang pulang pergi, sampai air itu menjadi kering dari atas bumi. 8. Kemudian dilepaskannya seekor burung merpati untuk melihat, apakah air itu telah berkurang dari muka bumi. 9. Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan pulanglah ia kembali mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, karena di seluruh bumi masih ada air; lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan dibawanya masuk ke dalam bahtera. 10. Ia menunggu tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya pula burung merpati itu dari bahtera; 11. menjelang waktu senja pulanglah burung merpati itu mendapatkan Nuh, dan pada paruhnya dibawanya sehelai daun zaitun yang segar. Dari situlah diketahui Nuh, bahwa air itu telah berkurang dari atas bumi. 12. Selanjutnya ditunggunya pula tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya burung merpati itu, tetapi burung itu tidak kembali lagi kepadanya. 13. Dalam tahun keenam ratus satu, dalam bulan pertama, pada tanggal satu bulan itu, sudahlah kering air itu dari atas bumi; kemudian Nuh membuka tutup bahtera itu dan melihat-lihat; ternyatalah muka bumi sudah mulai kering. 20. Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. 21. Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. 22. Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

- Mrk 8 : 22 – 26

22. Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia. 23. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?” 24. Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: “Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.” 25. Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. 26. Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: “Jangan masuk ke kampung!”

Demikianlah Sabda Tuhan. Syukur kepada Allah.

Berikut saya ingin berbagi sebuah renungan mengenai bacaan harian hari ini dari seorang rekan. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.