09
Nov
09

10 Tahun Radio Kampus ITB 107,7 FM

8 November 2009…

Tepat 10 tahun sejak momen dimana sekelompok mahasiswa me-launching sebuah radio komunitas baru di ITB melalui media streaming memanfaatkan fasilitas dari Himpunan Mahasiswa Elektro ITB.

Di sini dapat kita lihat bagaimana perkembangan Radio Kampus ITB dari tahun ke tahun. Sempat mengudara di 96,5 FM kemudian berpindah ke 107,8 FM dan akhirnya kini memantapkan posisi di frekuensi 107,7 FM.

Ada ungkapan bijak berkata “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya”. Dalam lingkup yang lebih kecil dapat dikatakan “Organisasi yang besar adalah organisasi yang tidak melupakan sejarah dan perjuangan pendahulunya“. Melalui acara Temu Alumni RK-ITB ‘99-’09 pada tanggal 7 November kmarin terpaparlah kisah-kisah perjuangan RK-ITB dari masa ke masa. Bagaimana perjalanan panjang Radio Kampus ITB hingga mencapai titik saat ini.

10 tahun bukanlah masa yang singkat. Perjuangan yang bermula di ruang sekretariat HME, lalu berpindah ke Student Center, berlanjut lagi di gedung Ex-MKOR, hingga akhirnya kini berlabuh di Gedung Achmad Bakrie (Labtek 8) lantai 4.

Dalam 1 tahun terakhir telah cukup banyak progress yang dibuat oleh RK-ITB. bisa dibayangkan, apabila didaftar secara rinci, sudah berapa banyak kemajuan yg dibuat oleh RK-ITB dalam 10 tahun ini…sudah berapa jauh RK-ITB turut berkontribusi dalam berbagai hal yang ada di sekitarnya. Pasang surut adalah hal yang biasa dalam keorganisasian. Jatuh adalah hal yang biasa dialami oleh sekelompok mahasiswa yang menjalankan organisasi yang berangkat dari mimpinya. Namun hal yang akan menjadi pembeda bagi kelompok tersebut adalah ketika mampu dengan gagahnya bangkit dari kejatuhannya tersebut. Hal itulah yang menjadi pembeda keberjalanan organisasi satu dengan yang lain.

10 tahun telah berlalu. Tidak banyak mungkin yang dapat kuberikan untuk RK-ITB, namun satu hal, Radio Kampus ITB akan selalu ada dalam hatiku dan aku akan selalu ada untuk mendukung radio ku ini.

Bila Radio Kampus ITB dapat berbicara, mungkin banyak sekali asa yang belum bisa terpenuhi hingga waktu 10 tahun ini. Namun,Radio Kampus ITB, peganglah janji kami ini, kami semua teman2 kru akan senantiasa menyokongmu hingga kau dapat tumbuh menjadi dewasa dan semakin berguna bagi teman2 mahasiswa lainnya.

 

Semoga Radio Kampus ITB dapat kian jaya dari tahun ke tahun….

Selamat Ulang Tahun Radio Kampus ITB 107,7 FM

Jayalah selalu…

Radio Kampus ITB 107,7 FM  “Mencoba Berpikir, Belajar dan Berbuat”

30
Oct
09

– Sumpah Pemuda –

28 Oktober…

Kalo nanya ke anak SD pasti mereka langsung tau, bahwa tanggal 28 Oktober adalah peringatan Hari Sumpah Pemuda…bahkan mungkin beberapa di antara mereka dengan lancarnya akan menceritakan bahwa tanggal 28 Oktober 1928 merupakan momen Kongres Pemuda yang menjadi cikal bakal tercetuskannya Sumpah Pemuda, mungkin juga lengkap dengan nama-nama tokoh pemuda yang terlibat pada saat itu. Yah, pokoknya sesuai apa yg mereka baca di buku teks pelajaran…hehe..

Sepintas yah bisa dimaklumi kalo anak SD itu cuma tau sekedar hapalan doang…jangan berharap mereka udah bisa menghayati smangat Sumpah Pemuda itu, toh mereka belum pemuda…jadi secara logis bisa dipikir ‘yawdah gpp skarang mereka hapal doang…toh, nanti ketika udah tiba saatnya jadi pemuda mereka bakal lebih bisa menghayati smangat Sumpah Pemuda’.

Berikut ini konon naskah asli mengenai Sumpah Pemuda :

Teks Asli Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

Sekarang tahun 2009, berarti sudah 71 tahun berselang sejak momen itu. Para pemuda yang terlibat pada saat itu mungkin sebagian besar sudah almarhum. Yang tersisa sekarang ‘onggokan’ dokumen2 tua serta para anak muda yang hidup di masa ini. Bila disurvey ke para remaja yang berusia 16-30 tahun, mungkin sebagian besar masih bisa menjelaskan apa itu Sumpah Pemuda dan cerita umumnya, sesuai bawaan hapalan mereka sejak jaman SD. Tapi bagaimana penghayatannya??..

Mungkin bila ditanyakan pada para pemuda yang terlibat pada masa itu bagaimana pandangan mereka melihat para pemuda di tahun 2009 ini??…

Apakah mereka akan bangga melihat kehidupan para pemuda sekarang??…apakah mereka akan merasa prihatin??…apakah mereka akan merasa bukan di negeri tempat mereka mengikrarkan Sumpah Pemuda dahulu??…

Mungkin sudah saatnya setelah 71 tahun berlalu kini kita kembali mencoba berefleksi tentang bagaimana cara hidup kita sebagai pemuda, Masa Depan Bangsa Indonesia ini….cukupkah Indonesia memiliki para pemuda dengan kualitas anak SD??…Negeri ini sudah sangat dewasa, bukan saatnya lagi saling menyalahkan…mari kita mulai dari diri kita masing-masing…jadikanlah masa muda kita penuh arti…karena SEGALA HAL YANG BESAR BERAWAL DARI HAL KECIL…

Demi Indonesia dan generasi muda yang lebih baik…mari kita buat para pemuda pendahulu kita di masa perjuangan dulu tersenyum menengok semangat dan kontribusi kita…

Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2009

28
Oct
09

DAFTAR HARGA PEMANCAR RADIO FM — RADIO KAMPUS ITB & LAMBDA –

Harga Per Kit Pemancar Radio FM:

  1. Modulator FM 88 – 108 MHz with PLL (Output Max 1 ) Rp.     900.000,00
  2. Stereo Encoder 38Khz (kristal)   Rp.     350.000,00
  3. Power Supply (Output Max: 25V 5A)   Rp.     200.000,00
  4. Power Supply (Output Max: 25V 25A)   Rp.     500.000,00
  5. Amplifier 7W (solid state transistor) + heatsink   Rp.     350.000,00
  6. Amplifier 30W (solid state transistor) + heatsink  Rp.     650.000,00
  7. Amplifier 50W (solid state transistor) + heatsink    Rp.     800.000,00
  8. Amplifier 100W (solid state transistor) + heatsink  Rp.  1.400.000,00
  9. Amplifier 200W (solid state transistor) + heatsink  Rp.  3.000.000,00
  10. Amplifier 300W (solid state transistor) + heatsink   Rp.  6.500.000,00
  11. Antena 5/8 Lambda aluminium    Rp.     600.000,00
  12. Kabel koaksial RG-8 (per meter)   Rp.       20.000,00

Harga Per Modul Pemancar Radio FM:

  1. Exciter FM 88 – 108 MHz 7 Watt + box       Rp.  5.500.000,00

(built-in stereo encoder, PLL, amplifier 7W,

power supply, with Digital Display)

  1. Amplifier RF (Booster) assembled in box

(built-in power supply & fan cooler)

  • 30 Watt                                        Rp.  2.000.000,00
  • 50 Watt                                        Rp.  2.500.000,00
  • 100 Watt                                      Rp.  4.000.000,00
  • 200 Watt                                     Rp.  7.000.000,00
  • 300 Watt                                      Rp.14.000.000,00
  • 500 Watt                                      Rp.40.000.000,00
  • 1000 Watt (tube transistor)   Rp.60.000.000,00


Harga Paket Pemancar Radio FM

1.   Pemancar Radio FM 30 Watt       Rp.  7.500.000,00

meliputi :

  • Exciter FM 88 – 108 MHz 7 Watt
  • Booster RF 30 Watt (solid state)
  • Antena 5/8 Lambda
  • Kabel Koaksial RG-8 (30 meter)

2.  Pemancar Radio FM 50 Watt     Rp.  9.000.000,00

Meliputi:

  • Exciter FM 88 – 108 MHz 7 Watt
  • Booster RF 50 Watt (solid state)
  • Antena 5/8 Lambda
  • Kabel Koaksial RG-8 (30 meter)

3.  Pemancar Radio FM 100 Watt    Rp.  11.000.000,00

Meliputi:

  • Exciter FM 88-108 MHz 7 Watt
  • Booster FM 100 Watt (solid state)
  • Antena 5/8 Lambda
  • Kabel Koaksial RG-8 (30 meter)

4. Pemancar Radio FM 200 Watt   Rp. 17.000.000,00

meliputi:

  • Exciter FM 88 – 108 MHz 7 Watt
  • Booster FM 200 Watt (solid state)
  • Antena 5/8 Lambda
  • Kabel Koaksial RG-8 (30 meter)

5. Pemancar Radio FM 300 Watt    Rp. 22.000.000,00

  • Exciter FM 88 – 108 MHz 7 Watt
  • Booster FM 300 Watt (solid state)
  • Antena 5/8 Lambda
  • Kabel Koaksial RG-8 (30 meter)

6. Pemancar Radio FM 500 Watt       Rp. 52.000.000,00

meliputi:

  • Exciter FM 88 – 108 MHz 7 Watt
  • Booster FM 500 Watt (solid state)
  • Antena 5/8 Lambda
  • Kabel Koaksial RG-8 (30 meter)

7. Pemancar Radio FM 1000 Watt (tube transistor)    Rp. 84.000.000,00

meliputi:

  • Exciter FM 88 – 108 MHz 7 Watt
  • Booster FM 1000 Watt (tube transitor)
  • Antena 5/8 Lambda
  • Kabel Koaksial RG-8 (30 meter)

Keterangan:

1.  Untuk pemesanan barang dapat menghubungi contact person berikut:

Andri  (0856 2466 5075 & 0899 7900 981)

atau dengan mengirimkan email ke:  radiokampus_itb@yahoo.com

atau melalui website:http://radiokampus.ee.itb.ac.id

2.  Uang muka minimal  50%  sebagai  tanda  kesepakatan,  sisanya  saat  terima  alat  atau sebelum pengiriman barang jika diinginkan barang dikirim melalui pos.

3.  Masa pembuatan  secepatnya 1 bulan dan  selambat-lambatnya 2 bulan  sejak  tanggal kesepakatan.

4.  Harga belum termasuk biaya pengiriman dan instalasi.

5.  Pembelian dengan paket diberikan garansi selama satu tahun.

6.  Untuk pemesanan barang yang tidak ada di daftar dapat menghubungi contact person diatas.

28
Oct
09

Menatap Tahun Terakhir di ITB (aminn…)

2009…

Gak berasa udah hampir 3,5 tahun berlalu sejak masuk ITB bulan Agustus 2006 yang lalu…

Sebenernya berasa juga sih, berasa pas beradaptasi ma temen2 baru, beradaptasi ma dunia baru, berasa stengah mati belajar kalo pas mau ujian, berasa bingung denger dosen menjelaskan sesuatu yg ga jelas….kemudian beranjak ngerasain dunia keorganisasian di kampus, ngerasain kaderisasi unit,himpunan, sampe akhirnya mulai ngerasain beraktivitas di unit, himpunan, dikasih kepercayaan ngurusin sesuatu….ga lupa juga berasa dinamika dalam relasi dengan temen2 di kampus, ngerasa ga cocok ma temen yg beda kepribadian, ngerasa yang namanya cinta…hehe…hingga akhirnya tibalah gw di titik ini…

Emang ternyata banyak juga yah hal yg gw rasain di kampus gajah duduk yg katanya terbaik di Indonesia ini…tapi waktu berjalan kok berasa begitu cepat yah…kayaknya belom lama gw masih ngalamin euforia gara2 sukses lulus SPMB n ketrima di STEI ITB…tau2 skarang gw udah harus mulai ngurusin TA…suatu pertanda bahwa masa2 gw sebagai mahasiswa di kampus tercinta ini akan berakhir dalam hitungan 1-1,5 tahun ke depan…

Apa aja yang udah gw dapetin di kampus ini??…wah banyak kayaknya yg udah gw dapetin buat nyiapin hari depan gw…

Kalo diubah pertanyaannya…apa aja kesempatan yg gw lewatin di kampus ini??….heu, pasti muncul banyak pnyesalan kalo inget kesempatan2 yg lewat begitu aja…hehe…makanya udah ah ga usah dibahas…hehe..mending skarang mikirin taun terakhir gw di ITB mau diisi kayak gimana??..

Tahun terakhir di ITB….tinggal 1,5 tahun lagi paling lama gw ngerasain sensasi menjadi mahasiswa S1…pngalaman yg ga bakal bisa diulang lagi…ksempatan yg ga bakal lewat persis lagi…Jadi mau apa dalem setaun harus dipikirin dengan bener…minimalisir penyesalan stelah lulus n keluar dari kampus ini…hehe

Pertama, akademik….

satu tahun lagi, masih ada target gw di ITB yg belum pernah terealisasi…impian untuk ngerasain dapet IP 3,5 ato at least mendekati lah…hehe..susah, tapi harus usaha maksimal dulu…

abis itu TA,penentu kelulusan gw sebagai S1, gw harus bisa nyelesaiin target Pak Tutun yang mau bikin Radio Kampus ITB sebagai radio FM digital pertama di Indonesia..hehe..

terakhir pengen banget-banget ngerasain pengalaman ikut lomba terkait studi…kayak PKM 2009 yang lagi gw n temen2 susun proposalnya…semoga bisa nembus seleksi awal dan lanjut lolos PIMNAS taun depan yg katanya bakal di Aceh, Kalimantan atau Bali…hehe…smoga target akademis ini bisa terpenuhi smua…Amiiin…

Kedua, keorganisasian di kampus….

3 tahun lebih udah berlalu…menengok ke belakang, apa aja sih yang udah pernah gw lakuin buat organisasi2 gw, buat kepentingan orang banyak??…apa gw udah berhasil jadi orang yg punya inisiatif n komitmen buat memperbaiki kondisi di sekitar gw??..yah menapaki cita2 itu emang sulit…berawal dari anggota biasa, mungkin banyak yg menganggap di posisi itu masih bukan siapa2, meski sbenernya ga juga sih…trus dipercaya megang kepanitiaan…sekarang dipercaya jadi Direktur Utama Radio Kampus-ITB…

hmm, pengen melengkapi pengabdian dan pengalaman keorganisasian di kampus ini di tahun trakhir ini…pernah ngobrol ma seseorang yg sekaligus penasehat pribadi gw, mengenai keinginan untuk melengkapi kiprah di kampus ini dengan membantu di kemahasiswaan terpusat tahun depan, setelah tanggung jawab di RK selesai..hehe..cuma bisa berharap…semoga memang diberikan yang terbaik untuk karier keorganisasian gw di kampus ini oleh Yang Terbaik…

Ketiga, keluarga dan Tuhan…

tiga taun udah kuliah di Bandung…mencoba berefleksi,apakah gw udah menjadi anak yg baik, yang bisa membuat orangtua bangga…apakah gw udah bisa dibanggakan juga di depan Tuhan??…hmm..kayaknya cuma bisa terdiam gw kalo ditanya gitu..hehe

Tuhan dan keluarga…2 itulah yg paling tau gimana gw, apa yg gw hadepin dalam hidup…setaun ke depan kalo emang dilancarkan jalannya gw bakal lebih memegang peranan besar dalam keluarga, menjadi anak laki-laki sulung yang harus banyak memperhatikan keluarga menggantikan Bapak yang kalo dilancarkan bakal mengadu peruntungan ke luar dan meninggalkan Ibu, dan adik2 di rumah cukup lama..harus lebih sering bolak-balik Jakarta-Bandung…harus lebih perhatian sama kluarga…harus lebih pinter lagi ngebagi waktu…

Keempat, relasi pribadi…

hehe…hampir 1 taun sejak dipertemukan sama orang yang membuat gw mulai berpikir ke arah serius. Makin hari makin mengarah kesana…tapi yah ada beberapa rintangan yg kudu dihadepin…duh, smoga dlm sisa waktu 1,5 taun lagi di kampus ini gw n dia bisa menemukan solusi yang terbaik dari Yang Terbaik…amiiiiiiiinnnnn..

 

Wew, banyak juga targetan dalam tahun terakhir di ITB…hmm, ada yg bilang, “GANTUNGKAN TARGETMU SETINGGI MUNGKIN, KARENA APA YANG AKAN KAMU BEROLEH TIDAK AKAN MELEBIHI TARGETANMU”…

So, be calm…don’t panic…hehe…manage waktu dengan lebih baik dan semoga smua harapan untuk tahun terakhir ini dapat terealisasi demi masa depan yang lebih baik….

 

Aminnnn

15
Sep
09

next song

TUHAN TOLONG KAMI

Am…. Em     Dm Am

Tuhan, Tuhan ku memanggil nama-Mu

Am      Em      Dm                         G

Tuhan, Tuhan ku memohon di hadapan-Mu

.

C                                F                 G           C

Berilah kami kekuatan, tuk hadapi jalan ini

F                    Dm               G

Tunjukkan berkat dan kuasa-Mu

C                                      F                 G                  C

Ku hanya ingin bersamanya,seperti dia inginkan daku

F                        Dm    D          G

Memangkah harus seperti ini??

.

C            Am     F                             G

Tuhan, Tuhan ku memanggil nama-Mu

C            Am     F                           Dm      G

Tuhan, Tuhan ku bersimpuh sujud pada-Mu

.

F                                     C

Bila memang harus jalan ini

F               G

Buatlah aku kuat

C              Em

Tuk jadi topangannya

F                    C

Tuk jadi kekuatannya

Am        Em

Buatlah cinta ini

F              Dm                 D                       G

Mampu menggiring langkah hingga akhir

.

C            Am     F                           G

Tuhan, Tuhan ku memanggil nama-Mu

C            Am      F                          Dm     G

Tuhan, Tuhan ku bersimpuh sujud pada-Mu

.

C                                              F

Sayangku jangan kau tangisi,

G                         C

segala ragu dalam hatimu

F               G         Em          Am

Jagalah asa ini selalu dalam hatimu

F         Dm  D             G

Karna aku dan Dia slalu ada untukmu

.

G                             C                                Am

Tuhan tolong kami, ‘tuk  saling menyokong

Am               F

Tuk wujudkan mimpiku, mimpimu

F           G          C

Mimpi kita selalu

.

(Created by Dito

14-09-2009 @ 02.00

dedicated for U**** that I love…

don’t give up now…Yes we can)

04
Jul
09

another a waste-time poem

LAKUKAN, CINTA

Hari-hari kulewati
Mentari rembulan silih berganti
Detik-detik terus berlari
Tapi kau tetap di hati

Banyak waktu kita lalui bersama
Bergelut bersama dalam asa
Meski kadang tak berbahasa
Hanya menatap dalam mata

Kemarin tlah berlalu
Goreskan memori indah dalam kalbu
Temani dalam sendiriku
Tanpa dirimu disampingku

Kutahu, kusadari
Smua ini tak mudah tuk dilalui
Tak terhitung krikil merintangi
Demi hidup bersamamu yang kucintai

Jalan ke depan masih panjang
Entah esok apa menjelang

Tataplah hari ini
Dan buatlah hari ini
Menjadi untaian memori
Yang indah tuk dilalui

Kita tak tahu tentang esok
Akankah indah atau menohok
Hingga bila tiba hari esok
Janganlah sesal kita tengok

Lakukan yang bisa aku lakukan
Lakukan yang bisa kamu lakukan
Lakukan yang bisa kita lakukan
Lakukan pada masa yang diberikan

Jangan menunda
Jangan tunggu terlambat
Mari kita tatap ke depan
Buat langkah kita penuh makna

Jalani waktu bersama
Jalani hari penuh gejolak
Jalani masa demi masa
Jalani smua atas nama cinta…

by Dito Anggodo for U

(Hehe…hasil ngelamun pas KP nih
Made in Gedung KPPTI Indosat Pusat
Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat
16 Juni 2009 (11.40)…lagi nunggu jam makan siang brarti..hehe
Ngelamun, ga ada kerjaan plus lagi Metal(Konon menurut ‘dia’ singkatan dari Melankolis Total…^^
Sorry Pak Ecep, hehe…)

12
May
09

Radio Kampus Gathering

Mimpi yang besar tanpa langkah awal untuk mencoba hanyalah akan menjadi suatu omong kosong…..

Memiliki mimpi yang besar, berarti kita ditantang untuk mewujudkannya…

Berawal ketika masa-masa hearing calon direktur utama Radio Kampus ITB…saat itu kulihat adanya kebutuhan radio komunitas mahasiswa untuk memiliki suatu wadah bersama, suatu wadah yang dapat menaungi serta menjembatani kebutuhan-kebutuhan dari radio-radio komunitas kampus. Berkaca pada pengalaman Radio Kampus ITB di Persatuan Radio Kampus Indonesia (PRKI), kulihat bahwa berhimpun, berforum, berbagi dalam satu wadah menjadi satu kebutuhan radio-radio komunitas di kampus-kampus di Indonesia. Suatu mimpi yang besar, namun butuh langkah yang perlahan namun pasti. Jadilah forum Radio Kampus Gathering menjadi langkah awal untuk merangkul teman-teman radio kampus di Bandung yang memiliki visi yang sama.

9 Mei 2009 menjadi langkah awal yang cukup bagus…bersama teman-teman kru Radio Kampus ITB menjadi tuan rumah sekaligus inisiator untuk forum awal Radio Kampus Gathering…bertempat di ruang 26 Campus Center Barat kampus Institut Teknologi Bandung, 8 dari 13 radio kampus se-Bandung hadir karena rasa kebutuhan yang sama…semoga melalui forum awal ini, dunia radio komunitas di universitas-universitas di Bandung dapat menjadi semakin baik, saling bantu-membantu, saling berbagi, saling mendukung hingga dapat bersama-sama menjadi media informasi no.1 di lingkungannya masing-masing…

Semoga teman-teman kru radio kampus se-Bandung yang hadir dalam forum ini dapat terus menjaga hubungan baik ini. Semoga ini bukan akhir, tapi justru menjadi awal yang baik untuk menjangkau mimpi yang besar itu…

Gantungkanlah mimpimu setinggi langit

Jadikanlah teman sebagai rekan untuk terbang bersama menggapai mimpi

09
Apr
09

Demi…

“Demi kamu apa pun bakal aku lakuin…”

Kalo denger ucapan kayak gitu, apa sih yang pertama kali muncul dalam pikiran kalian??..hehe…jujur, mungkin kalo gw denger orang ngomong gitu yang pertama terbesit dalam pikiran gw adalah, “wah, wah niy orang gombal banget sih”…gimana dengan pendapat kalian??..

Tapi ternyata emang udah jadi kecenderungan kita untuk menganggap remeh sesuatu sebelum hal itu terjadi pada diri kita…Mungkin dulu gw bakal berpikir omongan di awal post ini adalah gombal, meskipun sebagai cowok ya pernah juga sih ngegombal..apalagi kalo lagi ada maunya..hehe…Tapi ternyata emang rasa ‘itu’, dengan misterius, bisa membuat kita bener2 ngelakuin hampir semua hal DEMI seseorang yang lain.

Terkadang karena ‘dorongan’ yang kuat kita bisa melakukan hal-hal yang mungkin biasanya tidak bisa kita lakukan DEMI orang itu. Misalnya, si dia ultah, trus kita bisa saja melakukan hal-hal yang mungkin bikin orang bakal geleng-geleng ngeliatnya, DEMI dia..hehe..

Salah satunya pernah juga gw alamin…DEMI seseorang yang ulang tahun tiga bulan selepas hari ibu, sebut aja I…gw share critanya niy..jadi waktu itu dia ulang tahun..pengennya ngasih kado,tapi berhubung lagi ada kesibukan-kesibukan laen di kampus jadi emang ga sempet lama-lama cari kado..cuma sempet sekali survei sambil jalan-jalan..rencananya bakal belinya ntar aja pas H-1…sampe akhirnya pas H-1 ternyata gw masih bingung ngasih apa enaknya. Kemudian,selepas ada suatu acara di kampus gw nganterin ‘ade’ gw, yang katanya mau ada reunian,balik ke suatu daerah sedikit di luar Bandung.

Ternyata pas baru di jalan layang Pasopati tiba-tiba ujan gede banget..akhirnya kita berdua memutuskan utk berteduh dulu di Griya Pasteur,skalian ada yg mau dia beli..nah sambil nunggu di Griya kita iseng-iseng muter-muter hingga ke suatu spot boneka,dengan sesosok boneka beruang yang gede banget (bahkan mungkin gedenya sama kayak ‘ade’ gw ini)..hehe..emang bagus sih,pertama wujudnya itu beruang (‘I’ pernah menganalogikan gw kayak beruang), trus warnanya oranye(warna favorit ‘I’ adalah oranye)…singkat cerita akhirnya gw memutuskan utk beli beruang itu buat kado…berhubung masih ujan dan kita berdua udah basah kuyup akhirnya diputuskan nembus ujan yang udah agak mengecil..jadilah berhujan-hujan menuju kota kecil yang spesial itu..hehe..abis nganterin ‘ade’ kecil gw itu langsung pulang mnuju rumah..tiba-tiba di jalan keabisan bensin dan harus dorong motor beberapa ratus meter mnuju pom bensin..heuheu..kalo dipikir-pikir perjuangannya lumayan juga tuh..hehe..tapi,DEMI…

Singkat cerita,gw berada di kostan utk nyiapin kado itu..jam 23.45 gw brangkat mnuju rumahnya yang diluar kota itu..padahal dingin banget di luar..hehe..pas nyampe depan rumahnya gw masukin tuh makhluk gede ke pager rumahnya trus pergi ke sberang jalan buat nelpon dia…pokoknya ujung2nya jadi gw baru pulang mnuju bandung lagi jam 1.30..dengan udara yang amat sangat dingin..hehe…nyampe kostan jadi lega,cape juga sih tapi gara-gara faktor DEMI itu jadi smuanya itu bisa terkalahkan..hehe..

Lebay mungkin,tapi nyata,bahwa yang namanya DEMI orang yang spesial buat kita, kita bisa ngelakuin hal-hal yang mungkin kata orang ‘GILA’..mungkin emang kita lagi GILA..ter-GILA-GILA akan DIA…hoho…so tetep smangat untuk bekorban DEMI dia yang spesial buat kita,sebab smua itu ga bakal sia-sia kok,pasti ada yang bisa didapat dari itu,at least kita pernah merasakan gimana rasanya berkorban DEMI orang yang spesial…

15
Mar
09

Lembaran baru…

Dalam hidup, setiap orang pasti akan dihadapkan pada kondisi dimana dia harus membuka lembaran baru…dimana dia harus memulai sesuatu yang baru, sesuatu yang berbeda dengan apa yang dilakukan pada saat sebelumnya. Membuka suatu lembaran baru dalam kehidupan tidaklah semudah membuka lembaran baru di buku, kompleksitas hidup ini membuat lembaran baru tersebut tidak mudah untuk dimulai.

Ketika seseorang dihadapkan pada kondisi untuk memulai suatu lembaran baru kehidupan, dia bakal dihadapkan pada kenangan-kenangan masa lalu yang seolah mengikatnya sehingga ia sulit untuk melangkah memulai lembaran baru tersebut. Apalagi apabila telah sangat banyak hal maupun kenangan yang terjadi di lembaran yang lalu,  tentunya meninggalkan lembaran tersebut akan membuat suatu kekosongan yang besar dalam hati orang tersebut.

Seringkali di persimpangan ini orang mempertanyakan kembali apa yang menjadi tujuan hidupnya, apakah tepat baginya untuk melepaskan lembaran yang lama tersebut dan beralih ke sesuatu yang sama sekali baru, ataukah sebaiknya dia men-copy paste bagian-bagian dari lembaran masa lalu tersebut lalu meng-edit nya sehingga dapat sesuai dengan apa yang diharapkan sekarang. Bagaimana seseorang mengambil keputusan dalam kondisi seperti ini menggambarkan sejauh mana tingkat kedewasaan seseorang, seberapa jauh kisah-kisah kehidupan telah membuat seseorang dapat lebih berpikir dengan jernih dan dengan keluasan wawasan yang mencukupi.

Terkadang, bila ditelaah secara lebih mendalam lagi sebenarnya persimpangan masalah yang kita hadapi dalam kehidupan ini bukanlah suatu masalah baru yang tiba-tiba muncul. Misalnya, ada seseorang dan orang yang dia kasihi menemukan suatu permasalahan yang menyimpang di hadapan mereka, namun mereka mencoba mengambil alternatif dengan menjalani semuanya sambil berproses menuju ke suatu titik solusi yang belum tampak. Suatu saat mereka kembali dipertemukan lagi dengan permasalahan yang kalau dipikir secara jernih, mirip dengan persimpangan yang ada di lembaran yang lama tersebut. Kalau coba ditelaah, sebenarnya masalah yang dihadapi pada saat ini bukanlah suatu peristiwa lepas yang sekaligus mengakhiri lembaran yang lama. Dapat diartikan bahwa hal tersebut sebagai ‘tamparan’ bagi kedua insan ini untuk mengingat ‘PR’ mereka yang sempat terlupakan.

Melihat keterkaitan antara pembatas lembaran baru dan lama ini, sebenarnya seseorang bisa saja tidak perlu ‘menyiksa’ dirinya sendiri ataupun orang yang terkait dengan memulai segala sesuatu nya dari nol lagi, apalagi bila harus melepaskan lembaran lama tersebut sama sekali. Bukan suatu kemustahilan untuk memilih bersikap dengan nge-paste dan edit apa yang telah ada di lembaran yang lama. Mungkin perlu ada sikap realistis dalam memulai suatu lembaran yang baru. Namun, yang perlu diwaspadai adalah tipisnya perbedaan antara realistis dan pesimistis…Banyak orang yang terjebak ketika mencoba bersikap realistis dalam membuka lembaran ‘baru’ dalam hidupnya sehingga justru menjadi seorang yang pesimistis.

So, mari kita songsong lembaran baru dalam hidup kita masing-masing dengan positif, serta optimistis…jangan takut dan jangan menyerah menghadapi tantangan yang menyertaimu. Yakinlah bahwa jalan keluar dari suatu masalah bukan hanya antara A atau B saja, namun juga mungkin saja ada A sampai Z solusi yang mungkin masih belum terpikir.

Buka tiap lembaran baru dalam kehidupan dengan semangat pantang menyerah dan always think positive…


Semoga kamu bisa membuka lembaran ‘baru’  dan ‘menutup’ lembaran lama dengan bijak.

27
Feb
09

Exhausted….

Yah…itu satu kata yang bisa terucap untuk menggambarkan kondisi gw dan temen2 profesi teknis Radio Kampus ITB, Andri, Oryza, Furqon, Arya, pas lagi nulis postingan ini…bisa dibayangin lah gimana rasanya kerja dengan deadline mepet,dengan jobdesk yang menggila…deadline udah dipatok bahwa pemancar Radio Kampus ITB harus beres diperbaiki pada 28/02/2009 pukul 23.59..

Susunan jadwal kerja udah disusun, semua temen2 ank teknis RK, entah apa pun itu posisinya mungkin di direksi 2009, diharuskan terlibat…schedule yang baru saja slesai ini dimulai dari 26/02/2009 pukul 20.00…jadwal kerja ini sempat diselingi jadwal makan mlm pukul 21.30-22.30…stelah itu lanjut kmbali bkerja mendesain rangkaian yg ada…Ketika waktu tlah menunjukkan pukul 1.30, ketika rasa ngantuk mulai menyerang, kami sepakat pergi keluar untuk mencari ‘doping’ berupa kopi…

Kami berempat, Arya lagi pules menikmati perjalanan di dreamland, menikmati perjalanan ke depan kampus dengan berkonvoi 4 jenis kendaraan…Skate-board, sepeda, motor Honda Revo, serta motor Honda CBR…hehe… kemudian kami membeli 3 gelas kopi dan segelas es teh manis, beuh sumpah ga ngerti gw knapa si Furqon justru milih beli es teh manis…hehe, lalu kami juga membeli roti bakar isi strawberry dan coklat utk dibagi-bagi makan bersama…

Setelah sejenak nge-’doping’, kami kembali ke studio RK di daerah Barat Laut kampus ITB…kami kembali berpikir dan bekerja…hehe…ternyata doping kopinya manjur banget, buktinya sampe gw nulis postingan ini 27/02/2009 jam 7 masih lum ngantuk,tapi emang efek capenya berasa banget…heu…pokoknya kami mulai bekerja efektif lagi setelah break sesaat mengisi perut, dengan pembagian tugas yang paralel…gw,Furqon n ija (Oryza) lanjut ngerjain ngerancang rangkaian yang dibuat…Arya mengecek kesiapan alat-alat untuk siaran on-the-spot di stand dalam rangkaian acara Dies Emas ITB dengan jatah stand tanggal 5,6,7 Maret 2009, Andri berjuang dengan PR translate bahasa Inggris, sambil juga bantu-bantu ngecek komponen-komponen yang dipasang…pokoknya hectic lah smua…Kerja non-stop semaleman…..

Anak-anak teknis RK ITB…ayo, smangat semua!!!…berjuang demi kepentingan yang lebih besar!!…for better Radio Kampus ITB!!!….

Mencoba Berpikir, Belajar dan Berbuat